Yutaka Kobayakawa - Lucky Star
RSS

Sinetron-Sinetron itu Membunuhku!

Hi Guyz... :D
How is your day??? Fine, great, boring, suck?? Wish it's great... Nggak kayak diriku yang mengalami hari yang bener-bener membosankan... Hahaha... #menertawakannasib
Kali ini aku mau cerita tentang kejadian yang sangat membosankan dan mengesalkan yang aku alami kemarin malam. Kemarin, di malam yang sepi dan biasa aja, tanpa hiburan yang berarti, aku berada dalam satu ruangan (jangan tanya di ruangan mana) bersama ibu-ibu (beserta anak-anaknya) yang termasuk dalam tipe penggila sinetron picisan a.k.a sinetron overlebay sejuta! Oh God, Demi nama Gorila Poco-Poco aku terjebak di sana dengan biadabnya dipaksa menonton sinetron-sinetron itu!! Asal kalian tau AKU SANGAT BENCI SINETRON OVERLEBAY SEJUTA ITU!
Dimulai dengan sinetron yang punya tokoh ternista Amira-Prabu yang berjudul Putri yang Ditukar yang membuat angkara murka!

 mengupload gambar ini dengan batin tersiksa

Sumpah deh, ini sinetron isi ceritanya benar-benar dahsyat khayalannya #nelengalon. Bisa-bisanya anak ditukar-tukar gitu dan bisa-bisanya mereka segob**k itu! Di episode kemarin tuh ceritanya hasil DNA anaknya Amira (yang diperankan tante-tante ganjen Nikita Ngiwi-Ngiwi) ditukar apa gimana lah itu dan lalu Amira dipaksa cerai sama Rezky (alias Rezky Adiguna, sumpah ini cowok ganteng-ganteng tapi mau-maunya main sinetron picisan gini, sama tante girang lagi). Sungguh, demi sungai yang banjir, aku pengin banget muntah-muntah nonton ini #nenggakbotol. Semua adegan dan ceritanya sungguh khayal bangetttt! Mana ada sih tokoh sebaik, semenderita, senerimo itu di dunia, juga mana ada tokoh sejahat, setega, seburuk itu. Bagian mana coba dari kisah itu yang masuk di akal manusia... ampun DJ!!
Apalagi setelah menunggu lama sinetron ini berakhir, aku kembali dengan hinanya disuguhi sinetron dengan tipe senista yang pertama, judulnya Anugerah apa apalah itu, yang main Nabila Ngelekeb itu lho. Sinetron ini sungguh lebih nista! isinya tangis-tangisan melulu, penderitaan, rahasia-rahasian yang sumpah sama sekali nggak masuk akal di otak bagian manapun. Sekali lagi overlebaysejuta!!Ngarangeee poolll....

 mulai gatel-gatel nih mata


Yah itu cuma sebagian kecil sinetron overlebay sejuta yang tayang dan menebarkan virus akut di tv kita. Ini ada beberapa contoh lainnya:

nyiapin bantal buat ditendang

Tapi dua sinetron yang kemarin aku tonton itu sudah cukup sekali membuat aku mual-mual, gatal-gatal, emosi melonjak dan terkena sesak nafas mendadak! #ngasahgolok
Sumpah deh, aku pengin kabur dan minggat dari tempat itu, tapi apa daya aku tak bisa! Aku bagaikan tahanan yang sedang dibrogol tangannya dan disiksa segala hak asasinya dalam pemilihan selera nonton tv #apalahkie. Aku pengen banget teriakkkkk saat itu dan merebut dengan paksa remote tv dari tangan ibu-ibu maniak sinetron itu atau kalau nggak pengen aku bawa minggat tv di dalam ruangan itu!!! Huaaaa! Mana ini mata mau ngga mau harus ngadep tuh tv. Tersiksa lahir batin, jiwa raga pokoknya. Bisakah kalian membayangkan betapa aku menderita di ruangan itu selama kurang lebih 5 jam! Mau negur ngga enak, karena mereka lebih tua dan aku jelas kalah telak dalam perolehan suara.
Tolong lah ibu-ibu tercinta, ada anak-anak anda yang masih kecil-kecil di situ... Mereka bisa jadi korban atas keganasan sinetron-sinetron itu. Dampaknya itu lhoo... bisa masuk ke kepribadian atau kejiwaan putra-putri anda. Ngga heran deh kalau anak-anak kecil sekarang sudah dewasa sebelum waktunya, udah berani ngelawan orang tua, emosinya ngga stabil, pergaulannya mengerikan, budi pekertinya udah minus, hidupnya aja udah dipenuhi racun sedahsyat itu. Tiap hari disuguhi acara-acara yang amat sangat tidak mendidik. Mereka tanpa sadar sudah terpengaruh banyak dengan semua itu. Lebih miris lagi ya, aku pernah lihat iklan sinetron Antara Cinta dan Dusta menampilkan anak-anak SD yang berkomentar dengan riangnya tentang sinetron itu. Mereka hafal sekali kata-kata dalam sinetron itu melebihi hafalan pancasila. Astaganaga #miris teriris
Anak-anak yang malang yang mempunyai ibu-ibu yang malang korban sinetron, bagaimana aku harus memperingatkan mereka coba???!! #nyeduhkopi. Mana mamaku juga termasuk di dalamnya. Yah meski ngga sefanatik ibu-ibu itu tapi tetep aja dia suka.Uhhh... Mama... aku nggak mau berdebat dan menggurui tapi tolong jangan kau tonton tuh sinetron overlebay sejuta... Tuhan, jauhkan mamaku dari jampi-jampi sinetron itu... amin.

Aku miris, sedih, teriris, dan terluka melihat fenemona ini #ngelappipi. Pengen deh protes ke orang-orang yang memproduksi acara-acara itu, tapi ke mana??? Aku ini siapa juga. Hufftttt... Di tambah lagi, dengan duka yang sedalam-dalamnya sebagian besar sinetron-sinetron itu selalu mendapat rating tinggi, sehingga dengan biadab dan bangganya para PH itu berlomba-lomba membuat produksi sinetron-sinetron itu bertambah banyak dan membuatnya menjadi beratus-ratus episode. Arhhh... #ngasahgergaji
Sungguh, saat itu hatiku bener-bener empet dan sedih, nggak tau kenapa, apa karena lagi sensitif juga ya... Tapi aku benar-benar muak sama semua sinetron itu. Ngga tau apakah rasa ini hanya sementara? Tapi aku harap SELAMANYA. 
Aku benar-benar kangen banget sama Sailoormon, Wedding Peace, Ksatria Baja Hitam, Cilukbaa, Kring Kring Olala, Unyil, Susan dan Kak Ria Enes, Lenong Bocah juga drama korea kayak Full House, Silence, Putri Huan Zhu, Yoko dll... Tolong kembalilah dan selamatkan dunia pertelevisian dari sinetron-sinetron overlebay sejuta itu. 
Sailormoon, datanglah...
Dengan kekuatannn bulannn akan menghukum sinetron overlebay sejuta!!!

Dan di akhir kata dari postinganku ini, aku cuma berpesan: 
Mari kita berantas sinetron-sinetron overlebay sejuta itu!!! Bebaskan dunia pertelevisian kita!
#angkatbendera

atau...



See u in the next posting :(

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Hari yang Aneh, Sial dan Tidak Jelas

Hei Guyz... :D
Lama nih ngga ngeblog... Soalnya lagi ngga punya kejadian atau cerita yang menarik untuk dibagi sih. Hehehe *berlagak. Ini juga sebenarnya bingung mau posting apa. Mmmmm... #milin-milinrambut ngepost apa ya? #mikirpakedengkul
Okeh, daripada bingung gini, mendingan aku cerita tentang kegiatanku seharian ini aja ya.  Karena aku merasa hari ini adalah hari yang sial, aneh dan sangat tidak jelas.  Tapi dijamin kegiatanku hari ini lebih mulia dan terhormat dari artis-artis ganjen yang pamer kekayaan dan kecantikan itu kok #ungkapaniriseoranggadis. 

Cerita ini dimulai ketika seorang putri yang cantik jelita akan menempuh perjalan jauh untuk ikut dalam ujian yang sangat sulit yaitu LISTENING 2 #korbandongeng. Yupz,  tadi aku memang ada ujian pamungkas karena aku berniat tidak akan mengambil mata kuliah lagi semester depan. Eits tunggu Din, kok Listening 2? bukannya kamu udah semester 8 ya?? OK! Fine! Aku memang mengulang mata kuliah itu! I am repeater in that subject! Puas??! #nantanggelut. Aku akui deh kalau aku paling lemah dalam mata kuliah Listening. Listening 2 & 4 aku dapat C #banggangenes. Tapi so what gitu loh?!! Nggak ada salahnya kan ngulang mendalami mata kuliah. Apalagi mata kuliah listening, itu penting lho! Secara sekarang ini orang-orang sudah banyak yang tidak mau "mendengar" (terutama dewa-dewa kayangan di gedung-gedung megah sana), mereka hanya mau "didengar". Jadi aku pikir dengan mengulang mendalami mata kuliah Listening ini aku bisa belajar untuk lebih "mendengarkan" dan menjadi pendengar yang baik bagi semua orang :) #ngelesgayagajah.

Ok, kembali ke tembok laptop. Nah, tadi aku tuh ceritanya ada ujian Listening 2 gitu jam 08.45 WIB. Aku diantar ke kampus pagi banget, masih belum ada anak yang datang. Sampai ditegur sama petugas Bapendik yang mau mengawasi ujian, "Pagi bener mba..." Sebenarnynya aku pengen jawab, "Iya Bu, kebagian buka gerbang." Tapi aku kira itu kurang elit jadinya cuma aku jawab sekenanya "Iya nih Bu, kepagian." Lalu aku duduk-duduk deh di bangku kosong #merinding sambil baca koran #uhuk. Tapi lihat headline koran malah bikin hati eneg dan kepala nyut-nyutan jadi kulipat lagi tuh koran. Sambil menunggu teman seperjuanganku , Ina, datang, aku keliling deh nyari tempat ujianku di mana. Lalu tibalah Ina sambil cengar-cengir ayam. Dengan muka tanpa dosa, dia serahin kertas yang ternyata hasil ujian mid semesterku dulu (waktu pembagian nilai aku memang tidak berangkat). Aku lihat sekilas tuh kertas. Deg! Nilai 6 tercantum jelas dalam kertas.

Aku masih belum 100% percaya aku dapat nilai itu. Asal tahu saja, dulu aku sempat dikerjain sama Ina, dia bilang aku dapat 6 untuk nilai mid ini. Aku udah lemes banget! Tapi ternyata setelah diselidiki lebih lanjut dan ada pengakuan dari beberapa orang yang berkomplot dengannya, mereka bilang aku dapat 9 bukan 6. Mereka ngaku dosa tuh, katanya diajakin Ina buat ngerjain aku #ngelirikSusana. Grrhhh!! Aku udah lega dengar kalau nilaiku yang bener emang 9 bukan 6. Ina juga udah ngaku.
Tapi setelah dapat ini kertas aku (kembali) shock lihat angka 6 dengan teganya muncul secara jelas di kertas ulanganku. hikzhikz. Aku masukkin tuh kertas ke tas, dengan diam-diam (sambil tetap ngobrol sama Ina) aku bolak-balik tuh kertas di dalam tas (tengsin) berharap ada nilai cantik di baliknya. Tapi nihil. Malah mataku ngezoom dengan jelas tulisan di bawah angka 6 ini!

Kalau yang ngga bisa baca ini aku tulis>>Please Listen Carefully!!<< 
Huaaaa!!! Anjriittt!! Badak Balet! Buaya fitnes! Aku dikerjain Ina lagi kayaknya nih! Aku dapat 6 bilangnya 9! maksudnyaaa apaaa cobaaa... #guling-gulingdikarpet.
Lalu dengan tampang memelas, aku ngomong ke Ina, "Na, berarti nanti kita harus berusaha keras ya."
Ina dengan tak berdosa bilang "Iya dong." 
Aku langsung pengen meluk guling, "Terutama aku Na, yang midnya dapet 6" #menunduknista
Lalu Ina bengong, "Hah? Dibilangin kamu dapat 9 juga. Aku kan udah bilang kemarin."
Aku  langsung merasa ada sedikit cahaya terang di kepalaku tapi masih tak percaya, "Lha ini lihat." Aku sodorin kertas ulanganku.
Langsung Ina ngakak tanpa ampun, "Bukan ini. Lihat ini di pojok bawah"
Aku langsung meneliti bagian bawah kertas ulanganku yang ada gambar-gambar ngga jelas dari Ina.
Setelah diteliti dengan mikroskop pengamat kutu baru aku melihat ada sesuatu...

Ampunnn dah!!! Ina Rese!! Nilai 9-ku malah digambari bunga-bunga nggga jelas!! Tuh lihat kan ada angka 9 tersamar dengan sukses di antara kelopak bunga??? Arrkhhhh.....!!! Sumpah! Sapi dansa! Banteng Nungging! Niat banget ngerjain orang... Tunggu saja pembalasan dariku #melototSusana.

Kejadian itu baru awal dari ceritaku hari ini. Lalu cerita berlanjut ketika sepulang dari ujian, aku main ke kosan ina (mantan kosanku juga). Kita janjian mau ketemu Ade di sana. Sambil nunggu Ade yang lagi berjuang dengan keringat dan darah  untuk bertemu dengan dosen pembimbing dalam rangka mengfix-kan jadwal seminar (cemungudh Ade!!), aku dan Ina ngemil lontong dan ngobrol-ngobrol ngga jelas sambil tak lupa ngegosipin Justin Bieber dan Selena Gomes yang katanya putus #hahahahasyukur. Lelah nggosip, kita ketiduran.
Tak lama kemudian Ade datang dengan senyum lima jarinya dan keluh kesahnya dalam mengejar dosen pembimbing. Untuk menghiburnya aku tawarin deh tuh sisa lontong dan gorengan  yang tinggal satu. Mukanya yang pucat menandakan bahwa dia kelaparan. Setelah makan, sesi curhat dan gosip babak 2 dimulai. Kali ini kita ngga ngegosipin Anang-Syahrini, Melinda Dee atau Sule Prikitiww, kita ngegosip tentang HIDUP #gendingditabuh.
Yah bukannya sok gaya, tapi kita bertiga memang lagi merasa sama bahwa akhir-akhir ini hidup  banyak sekali tantangan, masalah, cobaan dan hambatannya. Di saat kita ingin memeluk skripsi dengan sayang dan tekad kuat, masalah-masalah dan hambatan berdatangan iri tanpa diundang. Tanpa memperhatikan budaya antri mereka mengoyak-oyak perasaan dan pikiran minta diperhatikan. #apalahkie. Tapi memang seperti itu kita rasakan.
Lalu, Ade  yang tiba-tiba kerasukan Mario Teguh atau siapapun itu, berkata "Aku pernah baca atau dengar kalau masalah membuat otak kita berkembang karena kita berpikir. Masalah mengasah kemampuan otak kita. Jadi, ayo kita cari masalah sebanyak-banyaknya untuk membuat otak kita berkembang!" #gayasuperhero. 
Aku dan Ina langsung ketawa ngakak meskipun yah kami mengakui itu ada benarnya mungkin. Masalah membuat kita semakin dewasa dan bijak dalam hidup. 
Setelah itu tiba-tiba Ade bertanya padaku (kali ini dirasuki Tom Sam Cong) "Apa yang kau cari dalam hidup Din? Satu kata." 
Agak kaget aku ditanya gitu, tapi tanpa pikir panjang aku menjawab, "Kebahagiaan."
Ade mengangguk takzim. "Aku juga berpikir gitu. Kebahagiaan seperti apa?"
Dengan tegas aku menjawab, "Dunia dan Akhirat. Wis pol kue. Hahahaha"
Lalu giliran Ina ditanya pertanyaan yang sama.
Ina ngikik dan jawab, "Money. Hahahaha." Lalu dia meralat ucapannya, "Enggak lah. Kebahagiaan dong."
Ade kembali mengangguk, "Iya ya, uang kayak apa banyaknya juga kalau ngga bahagia percuma."
Lalu perbincangan kita berlanjut dan kita sepakat untuk mengirim pertanyaan yang sama ke 2 ranger yang tidak ikut, Yus dan Nine. Kita lihat apakah jawaban mereka sama?
Juz menjawab sms Ade, "Kebahagiaan dunia dan akhirat." 
hahahhaha sama ternyata. Kita memang satu aliran. Sekarang giliran Nine.
Nine menjawab, "Amal."
Kita langsung ngikik geli, bukan karena apa-apa sih tapi karena jawaban Nine sangat polos dan juga satu-satunya yang berbeda.  Mulia sekali.  ckckckc. Tapi sebenarnya waktu dengar jawaban Nine, hasrat isengku muncul, pengen banget ngirim sms balasan, "Carilah di masjid-masjid terdekat." Wkwkwkwkwwk... peace Nine :p
Setelah selesai berfilsafat ria tentang kehidupan dan cita-cita, Ade mengajak aku dan Ina membeli kerudung titipan temannya mba Ines yang mau nikah. Dia diminta membeli kerudung Florensia. Sumpah aku baru pertama kali dengar ada kerudung namanya kayak telenovela gitu! Ckckckckck dunia fashion berkembang pesat tanpa melapor padaku ternyata.
 Dan di perjalanan inilah semakin mengukuhkan ketidakjelasan, keanehan, dan kesialan hari ini.
First destination, kita ke ATM Mandiri karena Ina mau mengambil uang. Dannn... di sini kita kabur ngga bayar parkir!! Okeh, itu bukan karena kita pelit sejuta, tapi ngga ada uang receh cinn,,, Untuk Bapak Tukang Parkir yang di depan RM Indonesia, kita mohon maaf karena lancang mengurangi penghasilan bapak hari ini. Peace Pak... pangapurane!
Second destination, kita ke Umi Collection, salah satu toko kerudung di Purwokerto. Di tengah keramaian dan padatnya pengunjung, kita bertanya-tanya dan memilih untuk mendapatkan 2 kerudung Florensia warna merah marun dan 2 kuning emas. Di sana aku akhirnya tahu kalau wujud tuh kerudung, ternyata seperti kerudung paris tapi melong-melong (aku bingung menjelasknnya dalam bahasa Indonesia) yah kerudung itu agak berkilau dan licin gitu deh. Aku googling nih kerudungnya.



Tapi di sana tak ada warna yang dimaksud. Kecewa, kami pun pergi.
Third destination, Ina mengusulkan ke Pasar Wage. OMG! Ini mau nyari kerudung apa nyari bawang sama cabe sih. Di sana kami masuk ke toko grosiran. Dan sang pelayan tidak ada yang  tahu jenis apa itu kerudung florensia  itu saudara-saudara. Kita malah ditawari kerudung paris. Oh tidak, terimakasih!
Lalu kami lanjut masuk pasarnya. Melewati mbok-mbok penjual bawang, cabe, sayur, kacang, bandeng, ayam dll kita berjalan pede sejuta. Di sana 3 dara imut ini cukup jadi perhatian para penghuni pasar beserta preman-premannya #nggabanget. Kita masuk ke salah satu toko dan kembali nihil, Si Ibu Haji dan Bapak Haji yang empunya toko juga tak tau kerudung yang dimaksud. Lalu kita tanya ke mbak-mbak penjual kerudung di emperan, dan kembali nihil. Mereka kembali menawarkan kerudung paris.
Akhirnya kita menyerah dan keluar dari pasar setelah diledekin preman pasar #emangsituoke.
Four destination, kita menuju toko kerudung dekat kos Ina "Oemah Kerudung". Dalam perjalan ke sana, sempat terjadi accident kecil antara aku dan Ina. Motor Ina sempat ngguling karena kehilangan keseimbangan yang dicurigai karena berat badanku! apa-apaan coba BBku dijadikan kambing hitam. Huhhh! #manyun1meter. Sampai di tujuan, motor Ina hampir oleng (kembali). Sumpah aku udah deg-degan banget. Apalagi dilihatin sama abang tukang parkir yang senyum-senyum. Si Ina ngga tau lagi kenapa tuh, bisa ngga konsen gitu. Ada Apa Dengan Ina??
Setelah masuk, kita kembali tidak menemukan itu kerudung! ampunn dah... Di lokasi ini padahal kita menyambangi 3 toko! Kerudung yang lenjeh. Untung kita mendapat sedikit keberuntungan karena abang tukang parkir baik hati tadi tidak memungut uang parkir dikarenakan kita tidak menemukan apa yang kita cari. Segitu memelaskah wajah-wajah kita sampai tuh abang kelihatan sangat prihatin dengan nasib kita? ?? Hanya Tuhan yang tahu #mengalunGloomySunday. Lanjut kita pergi lagi dan  karena  alasan takut  dan trauma akan terjadi kecelakaan susulan, Ina memintaku untuk pindah bonceng Ade.
Fifth destination, kita memutuskan untuk menjelajah daerah kampus. Toko pertama = nihil, toko kedua = nihil! toko ketiga = nihil juga!! Queen Campoes = nihil!!! Grrrhhh.... uda mulai pucet (baca:lapar) kita jadinya.  Tapi kita tidak menyerah!!!! Fighting! Cemugudh qaqa #najis.
Kita mulai menelusuri daerah Grendeng, kita memasuki  dua toko di sini dan masih tetep NIHIL!!!!!! Lalu kita bertiga terpisah. Aku dan Ade, Ina sendiri. Aku dan Ade muter-muter daerah Gunung Muria, Cenderawasih dll tapi tak menemukan toko kerudung. Kruyuk-kruyuk dangdut mulai berlanjut di perut kita. Sumpah nih kerudung ngajak ribut kayaknya. Kita sudah hampir mengangkat bendera putih tanda menyerah ketika tiba-tiba ada sms dari Ina yang mengatakan bahwa kerudung florensia  berhasil ditemukan!!Muka pucat kami mulai merona.
Lalu kita dengan semangat 45 menyusul Ina. Tapi keanehan,  ketidakjelasan dan kesialan ternyata masih enggan berpisah dengan kita. Sampai di dekat toko motor Ade mogok! Bensinnya habis! Ampunnn dah... sambil berlagak menertawakan nasib kita masih meneguk nasihb pahit. Akhirnya kerudung berhasil ditemukan bersamaan titik terakhir bensin Ade! Kita berhasil mendapatkan 4 kerudung florensia warna merah marun dan kuning emas. Ternyata tuh kerudung harganya tak semahal perjuangan kita bertiga dalam mencarinya. Hanya @Rp 12.000,- tak sebanding dengan keringat dan tengsin yang kita dapat. ffuihhh..
Setelah itu, Ina dan aku pun mencari penjual bensin eceran di sekitar situ dan kita beruntung karena berhasil menemukannya tidak cukup jauh. Dan dengan muka imut kita ngomong ke abang tukang bensin untuk beli bensin sekalian pinjam botolnya. Sebelnya, si abang tukang bensin agak-agak curiga gitu dan ngga percaya, takut botol bensinnya kita embat. "Masalahnya saya baru kehilangan botol bensin saya De. Jadi cepat dikembalikan ya dan jangan jauh-jauh." Deuh si abang tega benar dah, masa muka-muka imut macam ini dikira maling botol bensin, kalau mau ngembat sekalian aja kita bawa tuh warung #nah lho?
Akhirnya setelah kita berhasil meyakinkan abang tukang bensin dengan meninggalkan uang jaminan sebesar 10ribu rupiah, kita langsung menemui Ade yang telah menunggu. Dengan penuh perjuangan kita masukin deh tuh bensin ke tank bensin motor. 

Lihatlah muka memelas dan pucat ini saudara-saudara... sungguh hidup kadang terasa tidak adil... #mengalunYouRaiseMeUp

Dan finally (inilah kata favoritku sepanjang zaman ketika kesialan menghampiri) kesialan, ketidakjelasan, dan keanehan ini berakhir. Kita bertiga bisa pulang dengan lega dan bangga karena telah berhasil membawa kerudung florensia setelah kita mencari di 15 toko!!  Sumpah perjalanan ini sudah melebihi perjalanan ke barat mencari kitab suci.
Yahhh... itulah ceritaku tentang hari yang aneh, tidak jelas dan sial  di hari ini.
Ini ceritaku, apa ceritamu? :p


See u next posting :)




  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Ketika Aku Beres-Beres Leppi

Hei Guyz...
Hari ini aku lumayan agak ngga sibuk (bukannya selalu ya?), jadi tadi aku hampir seharian tuh buka-buka, edit-edit dan beres-beresin semua dokumen, foto, video dan segala macam benda yang disimpan di leppiku (laptop.red). Yah, setelah sekian lama ini leppi selalu dieksploitasi alias digunakan secara membabi buta selama hampir 24 jam nyaingin UGD, aku putuskan untuk sedikit (ehm) merawatnya. Aku bersihin tuh debu-debu yang udah setebal high heels Syahrini di LCD dan sela-sela keypad. Trus aku semprot-semprot pakai cairan pembersih lantai, ups, cairan pembersih khusus maksudnya biar clink!
Setelah bagian luar bersih mengkilap kayak sepatu laptop baru, tinggal aku beres-beresin bagian dalam. Kayak foto-foto dari berbagai kegiatan dan moment-moment penting, aku kelompokin deh mulai dari berbagai ukuran, tema, ekpresi, kelayakan dan kenarsisan. Dan ternyata, banyak foto-foto narsis ngga penting yang maksa jadi paling imut sedunia, punya teman-temanku. Oh Ghost! Betapa narsis membikin miris. -_-"
Check them out!
Kenarsisan emang membahayakan! I proved it! Membuat beban hardisku semakin banyak karena menanggung itu semua. Huh! Makanya foto-foto yang kiranya nggak penting karena tidak ada wajah imutku di dalamnya (eh) aku pindahin semua tuh kee..... recycle bin. Hehehehe... #tampangtakdosa
Setelah foto selesai, tinggal video-video amatir tersisa. Dan lagi-lagi, OMG! Tindak kenarsisan masih saja merajalela. Separah itukah virus narsisius melanda negeri ini?! apa jadinya negeri ini bila virus ini terus menyebar tanpa ada kontrol dari pemerintah?!! Akan dibawa ke mana negeri ini bila para pemudanya seperti ini?! (#apakielah). Ok aku ngawur lagi, ya jadi begitulah ternyata setelah aku buka-buka banyak kenangan-kenangan yang terlewatkan dan sangat ingin kuulang. Video-video itu meski amatir, tapi bukti kuat yang tidak bisa diganggu gugat kalau aku juga pernah MUDA! Hahahahaha.... Video-video itu aku kelompokan deh dan aku rename. Hehehe... 
Video beres, tinggal folder MOVIE. Yupz, folder yang selalu bikin aku bingung. Yah, gimana mau ngga bingung, koleksi filmku udah lumayan membuat rental DVD melotot iri (madan sombong sepetit). Aku memang seneng banget nonton film dan thanks God for my internet connection, yang telah menyalurkan hobiku buat download film! Dengan adanya berbagai link download gratis, membuat hasrat ngga mau rugiku terobati. Tapi sayang link favoritku www.cinema3satu.blogspot.com telah diblokir oleh blogger, jadi rada-rada susah sekarang cari film. Nah, karena hobi pengepul film inilah leppiku suka ngambek, karena mungkin beban hidupnya (cieee) udah sangat berat belakangan. ini. Kadang jadi suka ngambek gitu nggak mau jalan dan masyaallohh loadingnyaa ngalahin neneknya kura-kura. Kadang terlintas deh di pikiranku buat hapus sebagian film yang aku punya, tapiiiii nggaaa relaaa....! Pengorbanan downloadku yang panjang dan kadang sampai aku tinggal tidur, atau kebawa mimpi, harus terbuang percuma dan menghina dina di keranjang sampah. Beratt coy... Hikzz... Makanya aku lagi ngiler bangettt pengen punya hardisk external!! Ya Alloh tolong Dinar ya Alloh! Jatuhkan tuh hardisk dari langit ketujuh atau lemparkan dari toko-toko terdekat ya Alloh... Amin Ya Alloh #ala Baim. Makanya aku putuskan untuk mempertahankan semua itu. Ini dia beberapa contoh film-film koleksiku : 

Yang mau minta, ceban ya! Hehehehe... ngga sih aku ngga sematre itu kok, cukup ditraktir makan siang untuk 2 film.  :p

Trus setelah itu movie-movie aman dalam genggaman folder-foldernya, aku beralih ke dokumen-dokumen masa lalu hasil tugas dan catatan biadab dari berbagai mata kuliah yang selalu bikin nih nafas kadang jadi kembang kempis dan otak jadi mengalami overloading capacity. Ternyata cukup banyak juga tuh hasil pemikiran dan kejeniusan dalam bentuk individu maupun kelompok. Hahahahaha. Eits tunggu, tiba-tiba pupil mataku mengecil dengan sendirinya setelah mendeteksi 1 folder tanpa permisi. "My Sucking Thesis". Uhukk uhukk uhukk... Langsung deh ini sistem syaraf  menegang dan mengirim sinyal-sinyal sensitif ke otak. Alhasil nih kepala cenut-cenut disko tanpa ampun...! Ampunnn DJ!! Ini folder satu kenapa pengaruh peletnya kerass banget yaaa... Oh Mak... Fokus...Fokus Din... Skip aja tuh folder. Sekarang coba deh beralih ke folder lain. Setelah menelusuri dan mengalihkan ini pikiran dengan menyetel mp3 dengan volume tertinggi aku menemukan sesuatu. Ini dia....!
Gambar a

Gambar b

Gambar-gambar itu aku  temukan di folder "Advertisement". Yupz, itu adalah hasil jerih payah, keringat dingin, darah daging dari tugas advertisement! Weeww... itu mata kuliah satu emang bikin ini kepala kliyengan dan bikin stress kapasitas akut. Di mata kuliah ini, kita selalu diberi tugas untuk mencari iklan sesuai tema yang bapak dosen (yang konon katanya ganteng dan cool-kas bagi sebagian orang yang aku anggap khilaf -_-") berikan dan setelah iklan tersebut dibahas dan diamati lalu dipresentasikan dengan seksama, kita WAJIB membuat imitation advertisement alias iklan imitasinya yang sesuai pesannya dengan iklan asli. Harus dengan konsep berbeda. Alhasil, sering banget kita kelabakan. Memang sih selama menanggung mata kuliah ini kita dibebaskan dengan yang namanya ujian, tapi tetepp... take home-nya bikin mblenger.
Kayak yang di atas tuh (gambar a) kita disuruh imitating iklan sepatu anak-anak kayak gambar di bawah ini. 
  
iklan asli


Trus iklan kedua (iklan b) kita disuruh imitating iklan sosial. Ini aslinya :



Kalau ingat tuh masa-masa pencarian ide dan pembuatan tugas ini sumpah deh! Bikin nafsu makan lebih tinggi (emosi). Dari mulai pencarian ide yang bikin rambut rontok, pemikiran konsep dan rancangan, belum pemotretannya. Aku sampai harus nyogok Safira dan sepupu-sepupu kecilku sebagai model buat iklan b. Hahaha.
Ternyata sekarang tuh masa sudah berlalu.  Hahahaha. Dan pengorbanan emang nggak bisa bohong, karena A dengan sukses muncul di KHS. Yah, ini mata kuliah emang bikin kita jadi berpikir kreatif sih. Mau ngga mau harus bikin sesuatu yang unik. Dan itu tugas sudah kembali memperkuat teori dari salah satu dosenku (yang sekarang sedang cuti, aku doakan semoga thesisnya cepat selesai, ehm) tentang "puncak kreatifitas seseorang terjadi saat orang itu semakin ditekan" wkwkwkwwkk :D Benerr bangett mas dosen yang di sana. Xixixixixi. Karena ini  tugas-tugas pasti selesainya mepet di malam deadline. Yah, gimana yah, entah kenapa aku selalu kebagian kelompok dengan anak-anak titisan yuyu kangkang (ngelirikSusana Ade, Yus, Ina, Nine) Lelettt kabehhh... Dan aku sebagai yang dituakan harus selalu memperpanjang ususku supaya sabarrrr... 
Yahh dan omonganku sudah semakin ngelantur ngalor-ngidul saudara-saudara. Aku memang bermasalah dengan kefokusan kayaknya. Begitulah sedikit banyak 'sampah-sampah' hidupku hari ini yang nggak tau dari mana pentingnya harus ditulis di sini. Tapi ada 1 hikmah yang bisa kita petik dari pohon jambu sebelah postinganku kali ini, "rawatlah barang-barang yang dekat dan sangat berguna bagi Anda" karena seandainya barang-barang itu bisa bicara mungkin kita sudah masuk penjara bawah tanah atau kena denda senilai jagad hiburan dikarenakan telah mengeksploitasi mereka besar-besaran sehingga melanggar Undang-Undang Perbarangan #apalahkie. 
Okeh...sebelum aku ngelantur lagi, cukup sekian postingan saya kali ini dan terimakasih untuk mata yang telah membaca, otak yang berpikir, hati yang komentar dan waktu yang anda buang.

See u next posting :D





  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Tired

I have got bad feeling this day. I am not well at all. My tears always drop in my face recently. I feel sick and my feeling hurts as if something 'sharp' literally hurts my heart. All I do is wrong and my mind is going to be negative thinking. I am looking for causing why my feeling changes to be mad and tired. There are not anything can explain what I feel. I am sick of tired. I do. Sometime, I am really tired with my life. I am tired acting as Dinar Faiza. 
No, I am not complaining to God about this, but I just... just... tired :( 
May I just tell this?? Just tell... not more, not complain. Just shout it out my feeling, now.
What I can do now, just believing that God choose me to be Dinar Faiza is caused there are not anyone can be strong like me....There are not anyone can have ability to fight as hard as I do. 


When night comes, my heart changes to be blue
There are tears without clue
When the moon shines I feel loneliness
Just I can do is closing my eyes
There are not anything to be laughed
Though I always try to be loved

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Safira dan Mainannya

Hei Guyz...
Lagi ngapain nih? Pastinya lagi santai dong... Coz kalau ngga, ngga mungkin bela-belain baca blog ini... #emang segitu pentingnya apa??!! Okeh, di postingan kali ini, aku mau cuap-cuap tentang kegiatan adikku Safira Rosmaniar. Beberapa hari ini, dia lagi gandrung banget main baby mini. Apa itu? Apa kalian asing dengan mainan ini?
Ini dia...



 Yupz!! Harusnya nih bagi kamu-kamu yang pernah melalui tahap anak-anak tahu mainan ini, terutama cewek. Kecuali kalau kalian lahir-lahir langsung gede kayak sekarang (Na'udubillah kasihan banget emak-emak kalian). Baby mini ini sekarang pun masih menunjukan eksistensinya dengan memonopoli dunia anak-anak adikku... Belakangan Safira lagi tekun banget tuh utak-atik baby mininya... Tekun juga ngemis-ngemis ke Mama buat dikasih uang jajan lebih... Si barbie-barbienya macam Elisa, Mona, Zizi dan Majnun lagi benar-benar dicuekin. Ngelirik aja nggak. Tatapannya sekarang ke barbie cuma... Lo-Gue --> END!
Kasihan banget tuh barbie cuma bisa nangis di bawah meja dan ngumpet di dalam lemari. Untung kulitnya terbuat dari plastik tuh jadi ngga berdarah-darah waktu motong-motong urat nadinya pakai golok.
Yahh... begitulah anak-anak. Gampang bosan dan ngga setia (sama mainannya). Maklum masih labil. Kalau lagi suka, sukaaa banget, sampe dibawa tidur, kalau lagi benci nggak ingat masa-masa indah bersama #apabanget.
Untuk memenuhi hasrat bermain baby mininya, pulang sekolah tadi Safira udah obrak-abrik rumah tuh nyari segala benda buat dijadiin aksesoris dan perlengkapan baby mini. Yah dikarenakan terbatasnya koleksi baby mini dan segala peralatannya, maka doi guntang-gunting, lipat-lipat, potong-potong kardus-kardus bekas. 
Tadinya sih aku nggak perhatiin tuh doi lagi ngapa, sliwar-sliwer di dalam rumah sibuk sendiri. Aku cuek aja nerusin kegiatanku ngitung rambut dan ngitung utang (apaan coba) tanpa menengoknya.
Trus setelah pusing ngitung utang dan pegel sekaligus depresi ngitung rambut, aku beranjak dari kamar ke teras...
Dan......
Disanalah adikku lagi ngejongkrok (??) lagi duduk dengan antengnya utak-atik kardus... Lalu karena penasaran aku intip-intip deh tuh dikit-dikit... Dan weleh-weleh...

Dia mengubah kardus-kardus tissue...

Menjadi...

Ternyata dia bikin rumah-rumahan kotak buat baby mini. Yah mungkin karena keinginannya yang tak terbendung untuk memenuhi kebutuhan sang baby mini dia rela tuh bikin RSSUBM (Rumah Sangat Sederhana Untuk Baby Mini) *mekso. Uhh... aku jadi terharu... Pemilik yang sangat baik... *Uhukuhukuhuk...
Inilah karya rumah petak RSSUBM by Safira Rosmaniar...


yah meskipun sederhana, tapi cukup aneh juga *nah lho?



 ini meja dan vas bunganya :D

ini kursi (ruang santai)


Ceritanya lagi lihat tv (katanya)

ruang dandan

Trus nih, saking telatennya atau saking ngga ada kerjaannya tuh Safira sampai bikin frame foto buat baby mini. Kebayang kan betapa kecilnya tuh frame..

ya dipilih...dipilih...

 Yah... sungguh berbahagia baby mini-baby mini ini... karena mendapat tempat layak untuk ditempati... sehingga mereka nggak terlantar di keranjang sampah dan jembatan-jembatan *halah!


Semoga amal adikku untuk membangun rumah bagai tunawisma baby2 mini dicatat sama malaikat Raqib... Amin... #Tolong Fira Ya Alloh! *ala Baim

Oke... gitu deh postinganku kali ini. Mungkin rada-rada ngga penting gitu ya... tapi sutralah! Selama ini kan posting-posting penting macam KPK, Gayus, PPSI dan kasus Melinda Dee sudah bejibun... 
Jadi biarlah postingan tak penting macam ini menjadi selingan...
Itu semata karena aku pengen mencurahkan, menuliskan, mengungkapkan kepada dunia aja biar eksis gitu... *apalah


So, cukup sekian dan terimakasih. Komen dong, jangan lupa absen tuh di chatbox...
nantikan postingan-postingan lebih lanjut...
:D

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Ultah Mamaku yang Aneh...

Hei Guyz...
Hari ini, 6 Juni 2011... My Lovely Mom ultah.... Dan asal tahu saja Mamaku ini paling ooogaaahh ultahnya dirayain atau diapa-apain (maklum mamaku pemalu dan suka terharu getoo)... Belum pernah sekalipun dalam hidupnya ultahnya dirayain atau minimal syukuran... Sering kali malah beliau lupa tuh sama hari ultahnya... Otomatis, aku sebagai anaknya juga sering lupa sama ultahnya (anak kurang ajar?! lha gimana lagi) Mmmm.. ultah memang merupakan hal yang biasa dan bukan apa-apa baginya. Hehhehe... Beda banget kalau anak-anaknya yang ultah... Mama malah yang heboh tanya mau pengen apa... Mamaku ini meskipun cerewet tapi penyayang bangetttt deh... Ngga ada duanya (lha iya wong mamanya cuma satu itu).... Hehehehe... 
Dan kali ini, aku pun juga hampir lupa kalau ini hari ulang tahunnya... Aku santai-santai saja di rumah. Mamaku pun begitu. Melakukan kegiatan seperti biasa khas ibu-ibu... Cuma memang Mamaku lagi agak sensi karena mikirin Safira yang lagi UKK (Ujian Kenaikan Kelas), khawatir anak bungsunya itu nggak bisa ngerjain soal. Secara adikku ini istimewa banget, dia adalah anak terSantaiiii seIndonesiaaa... Belajar saja harus disertai dengan rayuan gombal seribu pulau dan dorongan sekuat gerobak pasar (apa banget)... Dia sama sekali bukan anak bodoh tapi malasnyaa itu yang kadang bikin Mamaku sensi... istilah Banyumase ndableg... Dunianya masih dunia bermain saja... So pasti Mamaku lagi sering ribut nyuruh adikku belajar... Hari ini saja setelah Safira berangkat, Mamaku masih saja kepikiran... Sambil terus menerus berdoa agar anak bungsunya itu dapat menghadapi perang ujian kenaikan kelas yang maha dahsyatt #apabanget...  Makanya boro-boro mikirin ultahnya deh... 
Sampai kemudian adikku pulang sekolah, langsung deh diberondong pertanyaan. Gimana tadi ujiannya? bisa ngga?susah ngga?
Dan dengan santainya Safira menjawab, "Sussahhh bangettt..." sambil muka ngos-ngosan (maklum dia pulang pakai kaki.. jalan kaki maksuttee) Mamaku langsung terperangah..."Kok bisaa? tadi malam belajarnya gimana?"
"Tadi agama cuma salah 5 Ma dari 50 soal... Bahasa Indonesia yang susah" kata adikku polos dan santai... Tanpa beban... 
Aku langsung menengahi.. "Bagus dong Fir... lumayan lah Ma..." kataku menenangkan Mama yang mulai akan meluncurkan tembakan kata-kata susulan. 
Yah, begitulah ibu-ibu, suka parno kalau anaknya lagi ujian... Setelah atmosfer panas mereda, tiba-tiba adikku masuk ke kamarku. "Mba Na... ini kan ultahnya Mama..."  
Demi nama Einstein baca buku! Aku lupaa... 
"Duh gimana nih Fir? lupa lagi ngga beli hadiah... Mmm..ambil lilin sana..."
Aku lalu langsung inspeksi ke dapur, Mamaku lagi bersih-bersih kulkas beserta isi kulkasnya (ckckck). 
Lalu mataku tertumbuk pada roti bundar manis yang aku beli kemarin. Aku ambil deh diem-diem... 
Karena ngga ada kue tart roti bundar pun jadi lah... Aku tancepin deh tuh lilin ke roti bundar... Agak maksa sih... tapi tak apalah yang penting kan niatnya... hahahahaha

kue ultah termurah dan terwagu... :D 
Fira bereksperimen

Yahh.. bukannya kita pelit atau apa... tapi sudah tak ada waktu buat beli... jauh pula. toko kue dari rumah kami.. jadi optimalkan barang-barang yang ada... yang penting kan ketulusan dan niatnya (ngeles gaya kodok)....
Setelah tuh kue jadi, mengendap-endap deh kita kayak maling jemuran... Tak lupa aku siapin kamera buat ngerekam momen bersejarah ini. 
Langsung deh begitu kata action berkumandang, kita langsung nyanyi-nyanyi Happy Birthday sekuat-kuatnya (setelah aku analisa ternyata tuh nyanyian hanya berupa teriakan ngga jelas)... Otamatis Mamaku kaget tuh (untung ngga jantungan) dan ketawa terbahak-bahak sambil mbatin anak-anakku so sweet bangett sihh (yang ini karanganku belaka). Sambil tertawa dan menutupin mukanya pakai tempat sampah (asli! ngga ada barang lain apa buat nutupin ya?) karena malu dan terharu...  Beliau  malh ngusir kita (tega T_T).  Masih teriak-teriak aja tuh Safira minta ditiup lilinnya... Dan mamaku (masih dengan menutupi muka malah lari-larian di dapur, dikejar-kejar Safira... malah jadi kayak film India tuh adegannya  #geleng-geleng kepala. Setelah berhasil mengejar Mama, si lilin pun berhasil ditiup dengan kecepatan cahaya, gilaaa cepet banget tuh lilin matii... belum juga aku jeprett... Mana mamaku ngga mau reka ulang adegan tadi buat nih blog. 
Akhirnya, acara ultah yang aneh pun diakhiri dengan ucapan ultah (yang aneh pula) dari aku dan adikku. Habisnya Mamaku malah lari-lari sambil ngomel-ngomel waktu aku mau kasih kiss2 dan hug2 kayak adegan-adegan di sinetron itu.... Hufftt  mama yang aneh... Hehhehehe (sekarang aku tau darimana gen aneh yang mengalir dalam diriku!)
Ya begitulah sepotong cerita ultah yang aneh dan wagu dariku...  Seperti sepotong kue ultah yang aneh dan wagu pula... Meskipun ultahnya wagu tapi sangat bermakna lah.. Karena aku tahu bahwa aku punya Mama yang aneh.. ups... maksudnya Mama yang sangat hebatt dalam memberikan kasih sayang padaku, Bapak dan Fira... Mamaku itu wonderwoman... Meski kecerewetannya selalu memenuhi seisi rumah kalau lagi ngomel tapi hatinya selembut beludru sutra dari Cina (ciee)... Mamaku selalu sabar menghadapi anak-anaknya dan suaminya... 
Maafkan anakmu ini yang seringkali membuatmu sedih dan bisa ngasih apa-apa  di ultahmu apalagi  membalas semua kasih sayangmu... (asli aku berkaca-kaca pas nulis ini! T_T)

Love u Mom... U are the best in my life...
*kiss & hug*





You always care for me
You always walk beside me
You do the greatest things just for me
You treat me like angel
You hug and kiss me when I have tears and fears
I am proud to have and call you Mother...
I am the lucky one to be your daughter...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pagelaran Wayang



Hai Guyz :D
Apa kabar hari ini?? Pertanyaan yang klise banget ya. Soalnya aku bingung ini mau mulai dari mana. Hahahaha jujur banget. Biasalah starting is the most difficult thing in writing... Sebenarnya di posting kali ini aku mau menceritakan tentang Pagelaran Wayang di desaku selasa malam kemarin (31/05/2011). Bagi kalian yang baca statusku di fb dan twitter mestinya uda tau... Soalnya aku heboh sendiri... hahaha norak ya... Norak tapi eksis ngga apa-apa dong...(maksa)... 
Oke, lets start... Once upon a time (halah). Ceritanya tuh hari selasa itu di desaku ada Pagelaran Wayang yang katanya pihak dari kabupaten yang ngadain dalam rangka memperingati Hari Pancasila 1 Juni itu... (psstt...aku malah baru tau pas nonton, maklum uda ngga menginjakkan kaki di bangku sekolah).
Otomatis deh, aku dan keluargaku capcus nonton... Kita sempat khawatir hujan akan turun malam itu dikarenakan sekitar jam 15.00 hujan turun agak deras. Tapi mungkin karena pawang hujannya sakti dan doa seluruh umat yang ingin menonton wayang begitu khusyu'a, habis maghrib terang benderang... Asyikk... Habis isya aku, Safira dan mami tercinta langsung capcus meninggalkan bapak (tegaa..), ngga kok bapakku juga nyusul ntar. Soalnya kan mau menyambut Bapak Wabup, nggak enak lah mau nggak datang soale kan Pak Wabup udah tau kita rumahnya di sini (okeh nggak usah herann gitu deh.. nyata itu :p). Tak lupa deh  sebelum berangkat narsis dulu... 

Safira's style

my style

Nah, Pagelaran Wayang yang diadakan di balai desa Panembangan (desaku) emang dihadiri oleh Bapak Bupati dan Wakil Bupati (ngga usah mlongo gitu) dan diadakan semalam suntuk oleh 4 dalang. Sebelnya, waktu aku posting status tuh banyak yang ngga percaya, bahwasanya akan dihadiri bapak-bapak pejabat itu. Mentang-mentang tuh rumahku ndeso, pelosok, cuma ada sinyal telkomsel, (hikzz) dkira aku mengada-ada kali yeee... Okeh it's proven! *sorot mata ala Susana. 
Yah meski aku juga sampai sekarang masih bingung kenapa di antara sekian banyak desa di kabupaten Banyumas kenapa desaku yang dipilih ya??? Emang sih konon katanya karena mereka tau rumah Dinar Faiza itu di Panembangan sini (gubraakkk!). 
Okeh lanjut ya, sesampainya di balai desa, uda banyak banget orang-orang yang nonton. Pendopo balai desa pun sudah ditata sedemikian rupa bak panggung shownya Avril Lavigne (ngimpi!). Langsung deh aku nyempil ke bagian depan biar bisa live (for God's sake! thanks for my size). Xixixixi... Musik Gendingan sudah ditabuh. Sinden-sinden pun mulai menyanyi... Asyikk bener dahh...


Sorry deh kalau foto-fotonya jelek, kamera amatir, malam hari lagi...

Tak lama kemudian, terbuktilah kalau Bapak Bupati Banyumas, Mardjoko dan Bapak Wakil Bupati Ir. Achmad Husein datang.... Welcome to da club Pak! hahahaha

Pak Marjoko (Bupati Banyumas)

Acara pun dimulai, dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan Pancasila tentunya oleh para hadirin..


dilanjut acara sambutan-sambutan lalu penyerahan wayang secara simbolik dari Pak Bupati ke 4 dalang yang akan tampil semalam suntuk! Yang hebatnya salah satu dalang tersebut adalah Bapak Wabup sendiri, Pak Husein. Kerenn dahh waktu beliau ndalang... Ini dia... 


Pokoknya tambah salut deh aku sama beliau. Mana baik lagi orangnya (I have proved it!). Penampilan beliau menyihir antusiasme penonton... Banyak banget penonton sampai rela berdesak-desakan nih... 


Safira di antara penonton


Acara berlangsung cukup meriah, lapangan dan balai desa Panembangan dipadati masyarakat yang datang berbondong-bondong. Entah itu dengan keluarga, pacar atau teman. Lapangan disulap seperti pasar malam dadakan. Banyak sekali penjual makanan, mainan, jagung bakar dan lainnya.

Penonton yang berjubel

Pedagang

Dipih..dipilih..dipilih...

Setelah cape menonton sang dalang beraksi, aku, mama dan fira memutuskan untuk minggir mencari sesuap nasi, semangkok bakso atau sepiring martabak (??). Secara gituu perut kita uda keroncongan karena belum makan sore dan makan malam (maruk)... Aku dan mama memutuskan memilih bakso sebagai santapan dan Fira lebih memilih nasi goreng bersama Jihan (keponakanku). Okelah dengan kecepatan cahaya lampu aku makan dengan lahap (apaan sih?). Setelah kenyang, lalu kami menuju penjual jagung bakar (heheh). Hasrat makan boleh tepenuhi tapi hasrat camilan masih separo terpenuhi (kemaruk.com).
Puas makan dan keliling lapangan, kita memutuskan untuk pulang. Dan masalah datang karena hp bateraiku abis, jadi tak bisa menghubungi mamasku (mas Imam) buat jemput. Mau nunggu bapak yang masih di pendopo dipastikan kita akan mengakar di tanah. Soalnya bapak pasti sampai malam banget. So, diputuskan dengan hati berat dan kepaksa kita jalannn kakiii sampe rumahhh... Okelah tak apa (T__T) uda kenyang ini... Dan ternyata di jalan kita ketemu tetangga-tetangga, jadi nggak kerasa deh jalan sambil ngobrol (ngga kerasa kaki mau copot maksuteee).
Cukup puas kita nonton wayang dan tukang jajanan... hehehehe. Sementara di lapangan dan pendopo masih banyak orang yang antusias menonton semalam suntuk. Antusiasme masyarakat (termasuk aku :p) membuktikan bahwa mereka haus hiburan dan kesenian tradisional seperti ini. Wayang memang jarang ada sekarang. Kebanyakan kalau 17 Agustus pun paling hanya ada organ tunggal, dangdut atau sejenisnya. Kesenian seperti wayang, ebeg, lengger sudah jarang tampil. Sedih... Makanya senang sekali waktu ada acara ini di desaku. 
Jadi sebagai warga Panembangan, saya, Dinar Faiza, mewakili warga semua di sini bangga dan mengucapkan terimakasih atas kepercayaan pelanggan dan konsumen, ups, terimakasih kepada semua pihak yang sudah menyelenggarakan Pagelaran Wayang ini dan memilih desa saya yang asri, sejuk, indah ini... (uhuk). Semoga acara-acara seperti ini sering-sering diadakan. Amin...

Okay, I think that's all... Thanks for reading! See u in the next post...! :D


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS