Yutaka Kobayakawa - Lucky Star
RSS
Tampilkan postingan dengan label Frenz. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Frenz. Tampilkan semua postingan

I Got Awards!

Hei Guyz...
I am happy now because I got four awards from Aul! He got the awards from his  neighbours and he gives me too. Thanks so much for him for this awards. He is creative blogger and his posting always to be an interesting posting. I am not surprised if he always got many awards. And how kind he is because he also gives them to his neighbors (especially me, hahahaha).
Yeah, you know I am newbie in this blog world, so I am so excited getting this awards. I must learn, learn and learn more and also need suggestion, critic or advise from others to make my blog better. I will try to keep writing although there's no reader or comment in my blog. Hahahaha.
Ok, let's check them out my four awards!

First, My Different Blogger Award
Aul got this award from Bang Yudie

And I give this award to Lettha. She is a creative blogger and her blogger is very useful for newbie blogger, like me. Hahahaha.

Second, My One Lovely Blog Award
Aul got this award from Dana

I also give this award for Dina Nisrina, my cousin. I always like blogwalking to her blog. Hehehe.

Third, My Supportive Blogger Awards.
Aul got this award from kak Euis
For, the Supportive Blogger Award is given to Bella Satyanegara, my friend. I wish this award can motivate him for blogging again because he is the person who introduce me to blog world . Hahahaha. Come on boy...


Fourth, My Awesome Blogger Awards
Aul got this award from Della



I give this awards for Irvina, The Queen of Kancut in the world. I love her blog. I think it is so awesome.

Wow, I am really amazed and excited got this awards!! Once again, thanks so much Aul. I wish you don't feel bored to visit my blog and thanks also for suggestion and critic. And thanks so much also for Aul's neighbors, Bang Yudie, Dana, kak Euis, Della.

Well, I think that's all for my posting...
See u...
:D

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Hari yang Aneh, Sial dan Tidak Jelas

Hei Guyz... :D
Lama nih ngga ngeblog... Soalnya lagi ngga punya kejadian atau cerita yang menarik untuk dibagi sih. Hehehe *berlagak. Ini juga sebenarnya bingung mau posting apa. Mmmmm... #milin-milinrambut ngepost apa ya? #mikirpakedengkul
Okeh, daripada bingung gini, mendingan aku cerita tentang kegiatanku seharian ini aja ya.  Karena aku merasa hari ini adalah hari yang sial, aneh dan sangat tidak jelas.  Tapi dijamin kegiatanku hari ini lebih mulia dan terhormat dari artis-artis ganjen yang pamer kekayaan dan kecantikan itu kok #ungkapaniriseoranggadis. 

Cerita ini dimulai ketika seorang putri yang cantik jelita akan menempuh perjalan jauh untuk ikut dalam ujian yang sangat sulit yaitu LISTENING 2 #korbandongeng. Yupz,  tadi aku memang ada ujian pamungkas karena aku berniat tidak akan mengambil mata kuliah lagi semester depan. Eits tunggu Din, kok Listening 2? bukannya kamu udah semester 8 ya?? OK! Fine! Aku memang mengulang mata kuliah itu! I am repeater in that subject! Puas??! #nantanggelut. Aku akui deh kalau aku paling lemah dalam mata kuliah Listening. Listening 2 & 4 aku dapat C #banggangenes. Tapi so what gitu loh?!! Nggak ada salahnya kan ngulang mendalami mata kuliah. Apalagi mata kuliah listening, itu penting lho! Secara sekarang ini orang-orang sudah banyak yang tidak mau "mendengar" (terutama dewa-dewa kayangan di gedung-gedung megah sana), mereka hanya mau "didengar". Jadi aku pikir dengan mengulang mendalami mata kuliah Listening ini aku bisa belajar untuk lebih "mendengarkan" dan menjadi pendengar yang baik bagi semua orang :) #ngelesgayagajah.

Ok, kembali ke tembok laptop. Nah, tadi aku tuh ceritanya ada ujian Listening 2 gitu jam 08.45 WIB. Aku diantar ke kampus pagi banget, masih belum ada anak yang datang. Sampai ditegur sama petugas Bapendik yang mau mengawasi ujian, "Pagi bener mba..." Sebenarnynya aku pengen jawab, "Iya Bu, kebagian buka gerbang." Tapi aku kira itu kurang elit jadinya cuma aku jawab sekenanya "Iya nih Bu, kepagian." Lalu aku duduk-duduk deh di bangku kosong #merinding sambil baca koran #uhuk. Tapi lihat headline koran malah bikin hati eneg dan kepala nyut-nyutan jadi kulipat lagi tuh koran. Sambil menunggu teman seperjuanganku , Ina, datang, aku keliling deh nyari tempat ujianku di mana. Lalu tibalah Ina sambil cengar-cengir ayam. Dengan muka tanpa dosa, dia serahin kertas yang ternyata hasil ujian mid semesterku dulu (waktu pembagian nilai aku memang tidak berangkat). Aku lihat sekilas tuh kertas. Deg! Nilai 6 tercantum jelas dalam kertas.

Aku masih belum 100% percaya aku dapat nilai itu. Asal tahu saja, dulu aku sempat dikerjain sama Ina, dia bilang aku dapat 6 untuk nilai mid ini. Aku udah lemes banget! Tapi ternyata setelah diselidiki lebih lanjut dan ada pengakuan dari beberapa orang yang berkomplot dengannya, mereka bilang aku dapat 9 bukan 6. Mereka ngaku dosa tuh, katanya diajakin Ina buat ngerjain aku #ngelirikSusana. Grrhhh!! Aku udah lega dengar kalau nilaiku yang bener emang 9 bukan 6. Ina juga udah ngaku.
Tapi setelah dapat ini kertas aku (kembali) shock lihat angka 6 dengan teganya muncul secara jelas di kertas ulanganku. hikzhikz. Aku masukkin tuh kertas ke tas, dengan diam-diam (sambil tetap ngobrol sama Ina) aku bolak-balik tuh kertas di dalam tas (tengsin) berharap ada nilai cantik di baliknya. Tapi nihil. Malah mataku ngezoom dengan jelas tulisan di bawah angka 6 ini!

Kalau yang ngga bisa baca ini aku tulis>>Please Listen Carefully!!<< 
Huaaaa!!! Anjriittt!! Badak Balet! Buaya fitnes! Aku dikerjain Ina lagi kayaknya nih! Aku dapat 6 bilangnya 9! maksudnyaaa apaaa cobaaa... #guling-gulingdikarpet.
Lalu dengan tampang memelas, aku ngomong ke Ina, "Na, berarti nanti kita harus berusaha keras ya."
Ina dengan tak berdosa bilang "Iya dong." 
Aku langsung pengen meluk guling, "Terutama aku Na, yang midnya dapet 6" #menunduknista
Lalu Ina bengong, "Hah? Dibilangin kamu dapat 9 juga. Aku kan udah bilang kemarin."
Aku  langsung merasa ada sedikit cahaya terang di kepalaku tapi masih tak percaya, "Lha ini lihat." Aku sodorin kertas ulanganku.
Langsung Ina ngakak tanpa ampun, "Bukan ini. Lihat ini di pojok bawah"
Aku langsung meneliti bagian bawah kertas ulanganku yang ada gambar-gambar ngga jelas dari Ina.
Setelah diteliti dengan mikroskop pengamat kutu baru aku melihat ada sesuatu...

Ampunnn dah!!! Ina Rese!! Nilai 9-ku malah digambari bunga-bunga nggga jelas!! Tuh lihat kan ada angka 9 tersamar dengan sukses di antara kelopak bunga??? Arrkhhhh.....!!! Sumpah! Sapi dansa! Banteng Nungging! Niat banget ngerjain orang... Tunggu saja pembalasan dariku #melototSusana.

Kejadian itu baru awal dari ceritaku hari ini. Lalu cerita berlanjut ketika sepulang dari ujian, aku main ke kosan ina (mantan kosanku juga). Kita janjian mau ketemu Ade di sana. Sambil nunggu Ade yang lagi berjuang dengan keringat dan darah  untuk bertemu dengan dosen pembimbing dalam rangka mengfix-kan jadwal seminar (cemungudh Ade!!), aku dan Ina ngemil lontong dan ngobrol-ngobrol ngga jelas sambil tak lupa ngegosipin Justin Bieber dan Selena Gomes yang katanya putus #hahahahasyukur. Lelah nggosip, kita ketiduran.
Tak lama kemudian Ade datang dengan senyum lima jarinya dan keluh kesahnya dalam mengejar dosen pembimbing. Untuk menghiburnya aku tawarin deh tuh sisa lontong dan gorengan  yang tinggal satu. Mukanya yang pucat menandakan bahwa dia kelaparan. Setelah makan, sesi curhat dan gosip babak 2 dimulai. Kali ini kita ngga ngegosipin Anang-Syahrini, Melinda Dee atau Sule Prikitiww, kita ngegosip tentang HIDUP #gendingditabuh.
Yah bukannya sok gaya, tapi kita bertiga memang lagi merasa sama bahwa akhir-akhir ini hidup  banyak sekali tantangan, masalah, cobaan dan hambatannya. Di saat kita ingin memeluk skripsi dengan sayang dan tekad kuat, masalah-masalah dan hambatan berdatangan iri tanpa diundang. Tanpa memperhatikan budaya antri mereka mengoyak-oyak perasaan dan pikiran minta diperhatikan. #apalahkie. Tapi memang seperti itu kita rasakan.
Lalu, Ade  yang tiba-tiba kerasukan Mario Teguh atau siapapun itu, berkata "Aku pernah baca atau dengar kalau masalah membuat otak kita berkembang karena kita berpikir. Masalah mengasah kemampuan otak kita. Jadi, ayo kita cari masalah sebanyak-banyaknya untuk membuat otak kita berkembang!" #gayasuperhero. 
Aku dan Ina langsung ketawa ngakak meskipun yah kami mengakui itu ada benarnya mungkin. Masalah membuat kita semakin dewasa dan bijak dalam hidup. 
Setelah itu tiba-tiba Ade bertanya padaku (kali ini dirasuki Tom Sam Cong) "Apa yang kau cari dalam hidup Din? Satu kata." 
Agak kaget aku ditanya gitu, tapi tanpa pikir panjang aku menjawab, "Kebahagiaan."
Ade mengangguk takzim. "Aku juga berpikir gitu. Kebahagiaan seperti apa?"
Dengan tegas aku menjawab, "Dunia dan Akhirat. Wis pol kue. Hahahaha"
Lalu giliran Ina ditanya pertanyaan yang sama.
Ina ngikik dan jawab, "Money. Hahahaha." Lalu dia meralat ucapannya, "Enggak lah. Kebahagiaan dong."
Ade kembali mengangguk, "Iya ya, uang kayak apa banyaknya juga kalau ngga bahagia percuma."
Lalu perbincangan kita berlanjut dan kita sepakat untuk mengirim pertanyaan yang sama ke 2 ranger yang tidak ikut, Yus dan Nine. Kita lihat apakah jawaban mereka sama?
Juz menjawab sms Ade, "Kebahagiaan dunia dan akhirat." 
hahahhaha sama ternyata. Kita memang satu aliran. Sekarang giliran Nine.
Nine menjawab, "Amal."
Kita langsung ngikik geli, bukan karena apa-apa sih tapi karena jawaban Nine sangat polos dan juga satu-satunya yang berbeda.  Mulia sekali.  ckckckc. Tapi sebenarnya waktu dengar jawaban Nine, hasrat isengku muncul, pengen banget ngirim sms balasan, "Carilah di masjid-masjid terdekat." Wkwkwkwkwwk... peace Nine :p
Setelah selesai berfilsafat ria tentang kehidupan dan cita-cita, Ade mengajak aku dan Ina membeli kerudung titipan temannya mba Ines yang mau nikah. Dia diminta membeli kerudung Florensia. Sumpah aku baru pertama kali dengar ada kerudung namanya kayak telenovela gitu! Ckckckckck dunia fashion berkembang pesat tanpa melapor padaku ternyata.
 Dan di perjalanan inilah semakin mengukuhkan ketidakjelasan, keanehan, dan kesialan hari ini.
First destination, kita ke ATM Mandiri karena Ina mau mengambil uang. Dannn... di sini kita kabur ngga bayar parkir!! Okeh, itu bukan karena kita pelit sejuta, tapi ngga ada uang receh cinn,,, Untuk Bapak Tukang Parkir yang di depan RM Indonesia, kita mohon maaf karena lancang mengurangi penghasilan bapak hari ini. Peace Pak... pangapurane!
Second destination, kita ke Umi Collection, salah satu toko kerudung di Purwokerto. Di tengah keramaian dan padatnya pengunjung, kita bertanya-tanya dan memilih untuk mendapatkan 2 kerudung Florensia warna merah marun dan 2 kuning emas. Di sana aku akhirnya tahu kalau wujud tuh kerudung, ternyata seperti kerudung paris tapi melong-melong (aku bingung menjelasknnya dalam bahasa Indonesia) yah kerudung itu agak berkilau dan licin gitu deh. Aku googling nih kerudungnya.



Tapi di sana tak ada warna yang dimaksud. Kecewa, kami pun pergi.
Third destination, Ina mengusulkan ke Pasar Wage. OMG! Ini mau nyari kerudung apa nyari bawang sama cabe sih. Di sana kami masuk ke toko grosiran. Dan sang pelayan tidak ada yang  tahu jenis apa itu kerudung florensia  itu saudara-saudara. Kita malah ditawari kerudung paris. Oh tidak, terimakasih!
Lalu kami lanjut masuk pasarnya. Melewati mbok-mbok penjual bawang, cabe, sayur, kacang, bandeng, ayam dll kita berjalan pede sejuta. Di sana 3 dara imut ini cukup jadi perhatian para penghuni pasar beserta preman-premannya #nggabanget. Kita masuk ke salah satu toko dan kembali nihil, Si Ibu Haji dan Bapak Haji yang empunya toko juga tak tau kerudung yang dimaksud. Lalu kita tanya ke mbak-mbak penjual kerudung di emperan, dan kembali nihil. Mereka kembali menawarkan kerudung paris.
Akhirnya kita menyerah dan keluar dari pasar setelah diledekin preman pasar #emangsituoke.
Four destination, kita menuju toko kerudung dekat kos Ina "Oemah Kerudung". Dalam perjalan ke sana, sempat terjadi accident kecil antara aku dan Ina. Motor Ina sempat ngguling karena kehilangan keseimbangan yang dicurigai karena berat badanku! apa-apaan coba BBku dijadikan kambing hitam. Huhhh! #manyun1meter. Sampai di tujuan, motor Ina hampir oleng (kembali). Sumpah aku udah deg-degan banget. Apalagi dilihatin sama abang tukang parkir yang senyum-senyum. Si Ina ngga tau lagi kenapa tuh, bisa ngga konsen gitu. Ada Apa Dengan Ina??
Setelah masuk, kita kembali tidak menemukan itu kerudung! ampunn dah... Di lokasi ini padahal kita menyambangi 3 toko! Kerudung yang lenjeh. Untung kita mendapat sedikit keberuntungan karena abang tukang parkir baik hati tadi tidak memungut uang parkir dikarenakan kita tidak menemukan apa yang kita cari. Segitu memelaskah wajah-wajah kita sampai tuh abang kelihatan sangat prihatin dengan nasib kita? ?? Hanya Tuhan yang tahu #mengalunGloomySunday. Lanjut kita pergi lagi dan  karena  alasan takut  dan trauma akan terjadi kecelakaan susulan, Ina memintaku untuk pindah bonceng Ade.
Fifth destination, kita memutuskan untuk menjelajah daerah kampus. Toko pertama = nihil, toko kedua = nihil! toko ketiga = nihil juga!! Queen Campoes = nihil!!! Grrrhhh.... uda mulai pucet (baca:lapar) kita jadinya.  Tapi kita tidak menyerah!!!! Fighting! Cemugudh qaqa #najis.
Kita mulai menelusuri daerah Grendeng, kita memasuki  dua toko di sini dan masih tetep NIHIL!!!!!! Lalu kita bertiga terpisah. Aku dan Ade, Ina sendiri. Aku dan Ade muter-muter daerah Gunung Muria, Cenderawasih dll tapi tak menemukan toko kerudung. Kruyuk-kruyuk dangdut mulai berlanjut di perut kita. Sumpah nih kerudung ngajak ribut kayaknya. Kita sudah hampir mengangkat bendera putih tanda menyerah ketika tiba-tiba ada sms dari Ina yang mengatakan bahwa kerudung florensia  berhasil ditemukan!!Muka pucat kami mulai merona.
Lalu kita dengan semangat 45 menyusul Ina. Tapi keanehan,  ketidakjelasan dan kesialan ternyata masih enggan berpisah dengan kita. Sampai di dekat toko motor Ade mogok! Bensinnya habis! Ampunnn dah... sambil berlagak menertawakan nasib kita masih meneguk nasihb pahit. Akhirnya kerudung berhasil ditemukan bersamaan titik terakhir bensin Ade! Kita berhasil mendapatkan 4 kerudung florensia warna merah marun dan kuning emas. Ternyata tuh kerudung harganya tak semahal perjuangan kita bertiga dalam mencarinya. Hanya @Rp 12.000,- tak sebanding dengan keringat dan tengsin yang kita dapat. ffuihhh..
Setelah itu, Ina dan aku pun mencari penjual bensin eceran di sekitar situ dan kita beruntung karena berhasil menemukannya tidak cukup jauh. Dan dengan muka imut kita ngomong ke abang tukang bensin untuk beli bensin sekalian pinjam botolnya. Sebelnya, si abang tukang bensin agak-agak curiga gitu dan ngga percaya, takut botol bensinnya kita embat. "Masalahnya saya baru kehilangan botol bensin saya De. Jadi cepat dikembalikan ya dan jangan jauh-jauh." Deuh si abang tega benar dah, masa muka-muka imut macam ini dikira maling botol bensin, kalau mau ngembat sekalian aja kita bawa tuh warung #nah lho?
Akhirnya setelah kita berhasil meyakinkan abang tukang bensin dengan meninggalkan uang jaminan sebesar 10ribu rupiah, kita langsung menemui Ade yang telah menunggu. Dengan penuh perjuangan kita masukin deh tuh bensin ke tank bensin motor. 

Lihatlah muka memelas dan pucat ini saudara-saudara... sungguh hidup kadang terasa tidak adil... #mengalunYouRaiseMeUp

Dan finally (inilah kata favoritku sepanjang zaman ketika kesialan menghampiri) kesialan, ketidakjelasan, dan keanehan ini berakhir. Kita bertiga bisa pulang dengan lega dan bangga karena telah berhasil membawa kerudung florensia setelah kita mencari di 15 toko!!  Sumpah perjalanan ini sudah melebihi perjalanan ke barat mencari kitab suci.
Yahhh... itulah ceritaku tentang hari yang aneh, tidak jelas dan sial  di hari ini.
Ini ceritaku, apa ceritamu? :p


See u next posting :)




  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Ketika Aku Beres-Beres Leppi

Hei Guyz...
Hari ini aku lumayan agak ngga sibuk (bukannya selalu ya?), jadi tadi aku hampir seharian tuh buka-buka, edit-edit dan beres-beresin semua dokumen, foto, video dan segala macam benda yang disimpan di leppiku (laptop.red). Yah, setelah sekian lama ini leppi selalu dieksploitasi alias digunakan secara membabi buta selama hampir 24 jam nyaingin UGD, aku putuskan untuk sedikit (ehm) merawatnya. Aku bersihin tuh debu-debu yang udah setebal high heels Syahrini di LCD dan sela-sela keypad. Trus aku semprot-semprot pakai cairan pembersih lantai, ups, cairan pembersih khusus maksudnya biar clink!
Setelah bagian luar bersih mengkilap kayak sepatu laptop baru, tinggal aku beres-beresin bagian dalam. Kayak foto-foto dari berbagai kegiatan dan moment-moment penting, aku kelompokin deh mulai dari berbagai ukuran, tema, ekpresi, kelayakan dan kenarsisan. Dan ternyata, banyak foto-foto narsis ngga penting yang maksa jadi paling imut sedunia, punya teman-temanku. Oh Ghost! Betapa narsis membikin miris. -_-"
Check them out!
Kenarsisan emang membahayakan! I proved it! Membuat beban hardisku semakin banyak karena menanggung itu semua. Huh! Makanya foto-foto yang kiranya nggak penting karena tidak ada wajah imutku di dalamnya (eh) aku pindahin semua tuh kee..... recycle bin. Hehehehe... #tampangtakdosa
Setelah foto selesai, tinggal video-video amatir tersisa. Dan lagi-lagi, OMG! Tindak kenarsisan masih saja merajalela. Separah itukah virus narsisius melanda negeri ini?! apa jadinya negeri ini bila virus ini terus menyebar tanpa ada kontrol dari pemerintah?!! Akan dibawa ke mana negeri ini bila para pemudanya seperti ini?! (#apakielah). Ok aku ngawur lagi, ya jadi begitulah ternyata setelah aku buka-buka banyak kenangan-kenangan yang terlewatkan dan sangat ingin kuulang. Video-video itu meski amatir, tapi bukti kuat yang tidak bisa diganggu gugat kalau aku juga pernah MUDA! Hahahahaha.... Video-video itu aku kelompokan deh dan aku rename. Hehehe... 
Video beres, tinggal folder MOVIE. Yupz, folder yang selalu bikin aku bingung. Yah, gimana mau ngga bingung, koleksi filmku udah lumayan membuat rental DVD melotot iri (madan sombong sepetit). Aku memang seneng banget nonton film dan thanks God for my internet connection, yang telah menyalurkan hobiku buat download film! Dengan adanya berbagai link download gratis, membuat hasrat ngga mau rugiku terobati. Tapi sayang link favoritku www.cinema3satu.blogspot.com telah diblokir oleh blogger, jadi rada-rada susah sekarang cari film. Nah, karena hobi pengepul film inilah leppiku suka ngambek, karena mungkin beban hidupnya (cieee) udah sangat berat belakangan. ini. Kadang jadi suka ngambek gitu nggak mau jalan dan masyaallohh loadingnyaa ngalahin neneknya kura-kura. Kadang terlintas deh di pikiranku buat hapus sebagian film yang aku punya, tapiiiii nggaaa relaaa....! Pengorbanan downloadku yang panjang dan kadang sampai aku tinggal tidur, atau kebawa mimpi, harus terbuang percuma dan menghina dina di keranjang sampah. Beratt coy... Hikzz... Makanya aku lagi ngiler bangettt pengen punya hardisk external!! Ya Alloh tolong Dinar ya Alloh! Jatuhkan tuh hardisk dari langit ketujuh atau lemparkan dari toko-toko terdekat ya Alloh... Amin Ya Alloh #ala Baim. Makanya aku putuskan untuk mempertahankan semua itu. Ini dia beberapa contoh film-film koleksiku : 

Yang mau minta, ceban ya! Hehehehe... ngga sih aku ngga sematre itu kok, cukup ditraktir makan siang untuk 2 film.  :p

Trus setelah itu movie-movie aman dalam genggaman folder-foldernya, aku beralih ke dokumen-dokumen masa lalu hasil tugas dan catatan biadab dari berbagai mata kuliah yang selalu bikin nih nafas kadang jadi kembang kempis dan otak jadi mengalami overloading capacity. Ternyata cukup banyak juga tuh hasil pemikiran dan kejeniusan dalam bentuk individu maupun kelompok. Hahahahaha. Eits tunggu, tiba-tiba pupil mataku mengecil dengan sendirinya setelah mendeteksi 1 folder tanpa permisi. "My Sucking Thesis". Uhukk uhukk uhukk... Langsung deh ini sistem syaraf  menegang dan mengirim sinyal-sinyal sensitif ke otak. Alhasil nih kepala cenut-cenut disko tanpa ampun...! Ampunnn DJ!! Ini folder satu kenapa pengaruh peletnya kerass banget yaaa... Oh Mak... Fokus...Fokus Din... Skip aja tuh folder. Sekarang coba deh beralih ke folder lain. Setelah menelusuri dan mengalihkan ini pikiran dengan menyetel mp3 dengan volume tertinggi aku menemukan sesuatu. Ini dia....!
Gambar a

Gambar b

Gambar-gambar itu aku  temukan di folder "Advertisement". Yupz, itu adalah hasil jerih payah, keringat dingin, darah daging dari tugas advertisement! Weeww... itu mata kuliah satu emang bikin ini kepala kliyengan dan bikin stress kapasitas akut. Di mata kuliah ini, kita selalu diberi tugas untuk mencari iklan sesuai tema yang bapak dosen (yang konon katanya ganteng dan cool-kas bagi sebagian orang yang aku anggap khilaf -_-") berikan dan setelah iklan tersebut dibahas dan diamati lalu dipresentasikan dengan seksama, kita WAJIB membuat imitation advertisement alias iklan imitasinya yang sesuai pesannya dengan iklan asli. Harus dengan konsep berbeda. Alhasil, sering banget kita kelabakan. Memang sih selama menanggung mata kuliah ini kita dibebaskan dengan yang namanya ujian, tapi tetepp... take home-nya bikin mblenger.
Kayak yang di atas tuh (gambar a) kita disuruh imitating iklan sepatu anak-anak kayak gambar di bawah ini. 
  
iklan asli


Trus iklan kedua (iklan b) kita disuruh imitating iklan sosial. Ini aslinya :



Kalau ingat tuh masa-masa pencarian ide dan pembuatan tugas ini sumpah deh! Bikin nafsu makan lebih tinggi (emosi). Dari mulai pencarian ide yang bikin rambut rontok, pemikiran konsep dan rancangan, belum pemotretannya. Aku sampai harus nyogok Safira dan sepupu-sepupu kecilku sebagai model buat iklan b. Hahaha.
Ternyata sekarang tuh masa sudah berlalu.  Hahahaha. Dan pengorbanan emang nggak bisa bohong, karena A dengan sukses muncul di KHS. Yah, ini mata kuliah emang bikin kita jadi berpikir kreatif sih. Mau ngga mau harus bikin sesuatu yang unik. Dan itu tugas sudah kembali memperkuat teori dari salah satu dosenku (yang sekarang sedang cuti, aku doakan semoga thesisnya cepat selesai, ehm) tentang "puncak kreatifitas seseorang terjadi saat orang itu semakin ditekan" wkwkwkwwkk :D Benerr bangett mas dosen yang di sana. Xixixixixi. Karena ini  tugas-tugas pasti selesainya mepet di malam deadline. Yah, gimana yah, entah kenapa aku selalu kebagian kelompok dengan anak-anak titisan yuyu kangkang (ngelirikSusana Ade, Yus, Ina, Nine) Lelettt kabehhh... Dan aku sebagai yang dituakan harus selalu memperpanjang ususku supaya sabarrrr... 
Yahh dan omonganku sudah semakin ngelantur ngalor-ngidul saudara-saudara. Aku memang bermasalah dengan kefokusan kayaknya. Begitulah sedikit banyak 'sampah-sampah' hidupku hari ini yang nggak tau dari mana pentingnya harus ditulis di sini. Tapi ada 1 hikmah yang bisa kita petik dari pohon jambu sebelah postinganku kali ini, "rawatlah barang-barang yang dekat dan sangat berguna bagi Anda" karena seandainya barang-barang itu bisa bicara mungkin kita sudah masuk penjara bawah tanah atau kena denda senilai jagad hiburan dikarenakan telah mengeksploitasi mereka besar-besaran sehingga melanggar Undang-Undang Perbarangan #apalahkie. 
Okeh...sebelum aku ngelantur lagi, cukup sekian postingan saya kali ini dan terimakasih untuk mata yang telah membaca, otak yang berpikir, hati yang komentar dan waktu yang anda buang.

See u next posting :D





  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kisah Hang Out Dua Orang Labil

Hi guyz...
Hari ini aku mau cuap-cuap soal kegiatanku kemarin seharian. Kemarin aku dan Ezekiel Iffah Hannah (gocap mb!) hang out getooo seharian di mall... Secara ya kita anak gaul getoo yang mall adalah rumah kedua kitaa... Ihh.. ngga bangett ding... Kita memang pergi gitu jalan-jalan ngga jelas muter-muter ke Moro dan Sri Ratu... I
de untuk pergi tercetus karena sebab musababnya adalah kepenatan dan kedepresian kita sama yang namanya skripSick... Ada kali 4 abad kita ngendon di kamar dan tidak menghirup udara luar (lebay)... Jadi kita memutuskan untuk cuci-cuci mata kita ke luar gitu pake air sabun (ngaco)... maksudnya kita berniat jalan-jalan ke Gramedia dan ke Moro... sekedar refresh otak dan mencegah terjadinya kegilaan yang semakin parah akibat Skripsick biadab itu... (astaghfirullah Dinar..)
Akhirnya, diputuskan kita berangkat jam 09.00 WIB (waktu insyaalloh berubah) dari rumah, hari menunjukan senin pagi (haelah). Kita berangkat dengan naik micro bus (kebayang ngga seberapa kecilnya ukuran bis itu, mikro?!) lalu dilanjut ke angkutan kota dan terdamparlah kita di Moro. Seperti kalian tahu ini adalah pusat perbelanjaan paling digemari di Purwokerto (belanja ya di moro.. geJe). Kita sih niatnya cuma mau jalan-jalan semata, mencoba-coba gitu dan kemudian mengomentarinya tanpa ada niatan sedikitpun untuk membelinya... 
Mulai deh kita muter-muter ngga jelas... Dari mulai ke counter pakaian, pakaian dalam, busana muslim, sandal-tas, pakaian anak-anak (ya ampun di sini mb iffah ngebet banget pengen nyoba pakaian pesta anak-anak seumuran Fira, katanya buat ke prom...asli malu-maluin. Kita dilihatin pramuniaga dikira anak kurang bahagia kali masa kecilnya), lalu kita lanjut muter-muter sambil komentar-komentar ngga jelas. Mata kita juga  jelalatan mencari sebuah benda yang cocok untuk hadiah Mas Anas Fathkurozzi (Mba Iffah's boyfriend). 
Konon katanya mau dititipin tuh ke temannya mas Anas yang mau terbang ke Mesir. Kita cari-cari deh benda apa ya kira-kira. Sebenarnya sudah berbagai benda (benda kayaknya aneh apa ya? kayak refers to  apa gitu... 'barang' kali ya yang cocok.. ok aku ganti) berbagai barang aku usulkan ke mba Iffah, kayak topi, kaos, sarung (?), peci, sampaiii seperangkat pakaian dalam (ups..) tapi belum ada yang pas...
Sampailah kita di Book Store... Di sini kita masih lanjut pegang-pegang mainan, gendong-gendong boneka, pencet-pencet barbie untuk mencari hadiah buat mas Anasnya itu... Niatnya sih mau beliin sepasang barbie berserta perabotan rumahnya, kayaknya asyik tuh dimainin mas Anas kalau dia lagi bosan... tapi kok bayanginnya kita jadi geli ya... (peace mas Anas) So, ngga jadi lagi deh. Waktu kita lihat frame-frame dan hiasan-hiasan meja, mb Iffah langsung kepikiran mau beli frame yang guede buat dikasih foto dirinya... Ampun dah, langsung deh kupupuskan harapannya untuk narsis dengan menggeleng-gelengkan kepalaku sekuat tenaga,,, ampunn DJ!
Akhirnya pencarian kita pun berbuntut sapi eh berbuntut nihil maksudnya. Malah aku yang beli stiker Princess guede buat my young sister, Safira, atas dorongan, hasutan, rayuan mb Iffah, atas dasar kasih sayang sesama saudara perempuan.... (apaan coba)
Lalu karena kaki mulai pegel, perut mulai berontak langsung kita menuju Kafe Moro (aku pikir namanya terlalu keren). Kita memutuskan untuk makan es krim dan sedikit camilan di sana. Aku langsung memilih es krim Walls cup karena tak sanggup kalau makan es krim made in moro yang banyak banget itu. Setelah mengambil es, mulai deh pilih-pilih makanan. Karena perut uda kruyukan minta makan besar dan bukan sekedar camilan, aku memilih makan nasi goreng ditambah seonggok camilan yang aku ngga tau namanya, bentuknya kayak crocket (bener ngga sih nih tulisan) gitu lah.. mb Iffah juga memesan nasi goreng, martabak juga tahu bakso... Pikir kita sih, bakalan kurang tuh makanan mengingat betapa keroncongannya kita... 
Setelah membayar langsung deh kita mulai makan. Kebetulan kafe lagi sepi nggak kayak biasanya. Cuma ada 2 orang cewek di sebelah kita dan satu laki-laki sendirian yang makan bubur sum-sum sambil ngelamun. Nih bapak kalau ngga lagi nunggu orang, ya lagi frustasi kali karena ditinggal istri atau pacarnya atau malah lagi mikiran kasus perseteruan Anang-Syahrini (ngaco). maaf deh bapak yang ku tak tau namanya.... :P
Lanjut deh, sambil makan, kita ngobrol ngalor ngidul ngetan ngulon ngisor nduwur (??) sambil memperhatikan orang-orang yang lalu lalang di sekitar kita. Dan sialnya tak ada satupun cowok ganteng di antaranya. heran deh... 
Tiba-tiba ada cowok datang sendiran bawa nampan dan duduk di meja sebelahku yang masih kosong. Kelihatan agak sangar mungkin berumur sekitar 30an. Wah ada cowo lonely desperate lagi nih, pikirku. Tapi tak lama kemudian datanglah sebuah eh seorang cowok mendekatinya, yang setelah kita perhatikan agak gemulai gitu,, langsung seperti sudah mendapat tanda "action!' dari sutradara, aku dan mba Iffah langsung saling menatap penuh arti sambil tersenyum bengis (ngga lah). Apa arti tatapan kami?? kalau aku terjemahin kurang lebih begini, "Ya ampun gilaa!  Nih cowok dua kayak pasangan Anang-Ashanty mba!!" Mb Iffa "Demi nama tikus kecebor got! Maho-maho berkeliaran apa ya?!!" 
Secara mereka tuh akrab lagi kelihatannya... Dan mungkin signal-signal pikiran buruk sangka kami terdetect sama 2 cowok ajaib itu, langsung deh mereka pindah tempat duduk, menjauh dari kami... Aduh, astaghfirullah maaf ya maz maz... Tuhan, maaf... -_-"
Lalu kita lanjutin deh obrolan kita, masih seputar cowok. Sebel juga kita karena jarang banget cowok ganteng lewat gitu, sekalinya lewat udah gandeng 'monyet'nya (ini kosakata dari mba  Iffah lho, aku cuma follower). Bukan apa-apa sih, soalnya nih mata udah bosennnn gilaa tiap hari natapin layar laptop aja selama 4 abad, jadi kita pengen merefreshkan dan mencucinya dengan tampilan cowok-cowok ganteng titisan Aston Kutcher, Chaning Tatum, Rain ataupun Rizki Aditya. 
Tapi seperti filosofi dari mb Iffah kalo katanya cewek-cewek single sekarang desperate karena rata-rata cowok ganteng sekarang tuh  kalau ngga nyari cewek yang cantik dan seksinya macam Julia Roberts, Luna Maya, Dian Sastro, mereka cenderung lebih senang sama janda atau yang tua-tua tajir. Kalau mereka bukan termasuk dua itu, kemungkinan besar mereka adalah Maho (hiyyy).... Ngga tau ini filosofi dari mana. ckckck.
Yang jelas lebih dari 1jam kita nongkrong ngga ada satu tangkepan lele pun kita dapatkan (lu kira di empang?!) Okelah, setelah puas ngobrol dan ngerasa kenyang (gilaa makananku ngga abis, kemaruk sih) kita memutuskan untuk pindah ke Gramedia yang letaknya di Tamara Plaza Sri Ratu... Untuk itu kita perlu jalan beberapa meter melewati  lampu merah. 
Sesampainya di Gramedia (yang sangat lama aku tak mengunjunginya!) kita langsung lancarkan aksi lihat-lihat, pegang-pegang, baca-baca gitu... Aku langsung memastikan bahwa keadaan dan posisi rak di Gramedia masih sama seperti   saat aku mengunjunginya 4 abad yang lalu (opo iki??). Ketika kita sampai di bagian sastra, mataku langsung tertuju pada bukunya Djenar Maesa Ayu yang berjudul 1 Perempuan 14 Laki-Laki (gilaa hebatt benerrr nih perempuan!) yang dulu pengen kita beli.
"Mba... udah baca ini?"
Mba Iffah melirik dengan gaya Susanna "Udah dong! Kan tiap aku ke sini baca 1 judul"
>>Gubrakkk!!<<
Bisa bangkrut nih Gramedia kalau semua pengunjungnya kayak mba Iffah. Tapi patut ditiru juga sih.... hahahaha.
Lalu sampailah kita di bagian novel-novel. Niatnya aku mau nyari novel Shitlicious karya Alit Susanto. Aku tertarik buat beli karena aku baca blognya bang Alit yang Shitlicious juga namanya, dan sumpah nih blog GOKILLLLL bgttt (http://www.shitlicious.com) ckckckck... Ada ya makhluk yang nyiptain itu... Setelah baca blog itu aku jadi terhipnotis tuh buat ngeadd di FB juga twitter, tak ketinggalan beli bukunya... Sumpah kena jampi-jampi apa aku ini. Dan dengan entengnya tuh Bang Alit  si Mapala (mahasiswa paling lama) ngejawab gini "kemenyan emang ngga pernah boong" waktu aku posting di fbnya tentang kecurigaanku akan jampi-jampinya... huhh dasar Sapi Balet! Badak Salto!
Cukup intermezo akan Shitliciousnya... bisa tambah seneng tuh orang dipromosiin. 
Kembali ke laptop..
Lalu setelah aku nemuin tuh buku, aku langsung bergerak lagi mencari 1 buku yang lain buat nambah bacaan. Tapi bingung juga mau pilih mana yang bagus... takut kecewa... Soale beberapa kali terakhir aku milih buku bikin kecewa banget, ngga asyikk... ngga menghibur... Lama banget rasanya ngga baca buku yang bikin aku teriak 'Wowww!!" dan tenggelam ke dalamnya... Beberapa kali mb Iffah ngasih referensi, tapi belum juga klik. Mba Iffah juga lagi nyari buku sih, dia nyari bukunya Paulo Coelho yang judulnya ''Eleven Minutes''. Dia udah buka-buka komputer buat nyari tuh buku sampe kabelnya dicabutin (ngaco kan), maksdunya uda nyari di mesin pencari dan memasukkan keyword tapi nggak ada dalam daftar. Dan dasar mujur, aku malah ditakdirkan menjadi penemu tuh buku di antara lautan buku-buku yang lagi aku pelototin. Alhasil girang bener dah tuh orang. Berkali-kali ngomong "Asyiikkk... aku punya Eleven Minutes..." kayak kaset rusak deh dilihat berapa kali dia ngulang tuh kalimat. -__-"
Setelah mengalami kebimbangan, kebingungan, kepalsuan (ckck) aku pun memutuskan untuk memilih buku berjudul "Ciuman di Bawah Hujan" by Lan Fang. Kata mb Iffah sih tuh buku baguss... Kita lihat nanti karena aku belum membacanya. Semoga saja itu bukan sejenis harlequin mengingat judulnya yang setipe... hahahaha. 
Akhirnya kita putuskan untuk mengakhiri masa nongkrong kita di gramedia, setelah kita puas membaca beberapa halaman buku yang dijadiin sample... hahahaha #nggakmaurugi
Lalu kita memutuskan untuk duduk-duduk di KFC karena jam masih menunjukan matahari (??)... Tanpa memesan menu apapun di sana, kita nongkrong di depan KFC... berlagak gitu sambil kembali lihatin orang yang lalu lalang masuk keluar dari Tamara Plaza Sri Ratu... Mulai deh kita membuka topik (ehm) pembicaraan dan membuka hasil belanja kita berupa buku itu. Kita lihatin deh apa ada cowok ganteng yang lagi khilaf ngga bawa 'monyet' mereka... Kita belum menyerah setelah pencarian kita di Moro gagal. Jelalatan deh nih mata... Tidak lupa diselingi dengan bernarsis ria di depan kamera hpku...
pamer nih

Lalu kemudian kita sadar, di sebelah kita, ada sepasang anak remaja SMP yang masih pakai seragam sekolah sedang mojok tuh... Entah ngedate atau apa kita tau. Si cewek cukup cantik berkulit putih dan kelihatannya dia chinese gitu, dan si cowok biasa saja kategorinya (jahat bgt) dia tipe-tipe bad boy gitu deh kelihatannya. Mereka sedang ketawa-ketawa sambil ngobrol ngga jelas.... 
Kita perhatiin aja tuh mereka sambil *tersenyum bengis* maksudnya tersenyum simpul tali pramuka. Masih ketawa-ketawa kemudian mereka rebutan hp tuh, si cewek yang tadinya duduk berhadapan lalu pindah ke samping si cowok (ihiirrr). Mereka cekakak cekikik lalu kemudian terdengar si cewek ngomong "Ihh kamu... katanya ke sini mau belajar..." Ooohhh... alasan klise banget sih... Nggaya! belajar aja di KFC, kita aja biasanya di kebon! #komentaririorangdesperate. 
Aku sama mb Iffah cuma larak-lirik senyum-senyum mendengarnya. Lalu setelah adegan tarik menarik hp sekuat tenaga dan keringat bercucuran (asli ini boong), mereka pun menyerah. Dan mereka memutuskan untuk mulai belajar (kelihatannya). 
Si cewek terlihat menjelaskan ke cowoknya... Ngga tau mereka belajar apa, semoga saja bukan belajar buat bayi... (jleb!) hahaha... Karena kumat jailnya, ku sempet foto mereka berdua, Nih lihat betapa serius dan romantis mereka...



Semoga tuh anak dua ngga baca... hahaha... sorry dek... kalian semata-mata adalah korban orang-orang yang lagi stress dan labil karena skripsi sehingga libido isengnya meningkat (ihh).... anyway, big thanks for them... wkwkwwk...
Lalu setelah puas mengamati dua anak ini, objek kita mulai ganti. Mba iffah ngasih isyarat dan bahasa tubuh "Heh ndul, lihat ada cowok kiyuutt di belakangku...!!"
Langsung aku mencari objek sasaran, beneran unyuuuu... tapi jreng jreng... monyetnya nyusul... jiahh... cantik unyuu juga... rambut panjang, badan langsing kayak model iklan pepsodent (maksutee?)... aku langsung menatap langit dan berdeklamasi
#nowplaying Bengawan Solo
"Oh Tuhan... ke mana kau simpan stok cowok ganteng yang khilaf dengan tidak membawa 'monyet-monyet' mereka... apa kau menyimpannya untuk obral sale minggu depan...??" (kata-kata macam apa ini?!)
Meski ngawur, aku jadikan status FB tuh kata-kata tadi (semakin geJe)... 
Karena masih belum terima tuh kenyataan, aku ngeyel ke mba Iffah.
"Mba tapi muka mereka mirip kayaknya mereka kakak adik deh, bukan pacar..." #ngarep
"Ck...itu berarti mereka jodoh!" #Jlebbb!!
"Lihat aja tuh gesture apa itu perlakuan seorang kakak ke adiknya"
Lalu adegan menunjukan tuh cowok lagi menatap lembut si cewek..
Pupus sudah harapanku... #mengalun lagu Gloomy Sunday... 
Okeh kita tinggalkan saja tuh pasangan karena bikin hati makin empet...

Cukup lama kita nongkrong di sana, sampai perut mulai sedikit lapar lagi, tadinya sih pengen beli menu goceng gitu, tapi ngelihat antriannya sudah membuat kita kenyang.. ckckck... orang-orang uda lupa ama pecel kayaknya jadi berlagak tuh makannya milih di tempat kapitalis macam KFC... tuh lidah kayaknya uda dikloning sama lidah orang bule... #ungkapaniriorangyangnggabisabeli
Akhirnya, setelah melihat mendung menggantung di langit, awan berubah blush on jadi abu, dan jarum jam menunjukan kalau hari sudah sore, kita memutuskan untuk pulaaannggg...Setelah sebelumnya aku menolak (dengan muka ngga percaya) ajakan mba Iffah buat makan bakso di depan Sri Ratu... Secara kita baru makan dua jam yang lalu.... 

Ya gitu lah sedikit cerita tentang perjalanan orang-orang labil korban skripsick....
Tapi jalan-jalan gitu cukup membantu melupakan kebuntuan pikiranku mesti sekarang udah buntu lagi... tapi lumayanlah... paling ngga uang ke psikiater bisa disimpan buat beli kebutuhan lain (astaghfirullah amit...amittt...)
Oke guyz... sekian dan terimakasih mendengar cerita saya yang abstrak itu...
:D

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

ELITE TROOPS D

Hei Guyz..
Di pagi yang cerah ini (setting bisa disesuaikan dengan waktu baca kalian) aku merasa agak laya-luyu (artine golet nang kamus pangiyongan). Mungkin karena kurang tidur tadi malam. Niatnya abis sholat subuh mau tidur lagi, tapi apa daya adik tercinta Safira Rosmaniar teriak-teriak karena PR belum dikerjain... Kebiasaan buruk, PR dikerjain pagi-pagi, mengganggu ketenangan umat yang mau bobo #korbanadik. Setelah PR kelar dan itu bocah berangkat sekolah, tinggal aku bingung mau ngapain. Kantuk uda hilang pula. Nonton TV isinya cuma perseteruan Anang-Syahrini sama Arumi Bachim (What should I care?!)... Akhirnya kembali lagi ol... 
Sekarang aku bukannya mau posting tentang laya-layu apalagi tentang Anang-Syahrini, aku mau menceritakan tentang ELITE TROOPS D... Seperti janjiku di postingan sebelumnya.
ELITE TROOPS D (yang termasuk aku di dalamnya) adalah sekumpulan pasukan remaja (semoga memang masih tergolong remaja) kelas D Sastra Inggris Unsoed. Elite yang merupakan akronim dari English Literature dan D adalah nama kelas kami. Sekumpulan anak-anak kuliah yang berjumlah sekitar 34 orang dengan berbagai karakter maupun penampakan (hah?), latar belakang dan keahlian beraneka ragam berkumpul jadi satu kelas, kelas terakhir pula (yang banyak dianggap sebelah mata, huh). Tapi lama kelamaan kita malah bisa membuktikan bahwa kelas kita tidak kalah dengan kelas lain, terutama dalam hal kekompakannya dan kegendengannya (kayaknya sih).
Dan inilah pasukan Elite Troops D yang aku cintai dan aku banggakan : 

Keterangan: 
>Dari kanan ke kiri (cewek)<<                                  >Dari kanan ke kiri (cowok)<<
1.  Faizati Yustiana                                                     1. Bobby Susanto
2. Umi Farida                                                              2. Lantana Peruviana
3. Afiatus Siha                                                            3. Iqbal Maulana
4.  Livia Lintang Pamungkas                                      4. Julianto
5. Farikhatun                                                              5. Edward Pambudi
6. Tri Restuningsih                                                      6. Chotti Matudin
7. Laeli Nur Hasanah                                                  7. Faoji Nur Rochim  
8. Foti Yuniana                                                            8. Muhammad Anshori
9. Nur Ngaenah                                                           9. Gunawan
10. Nine Wahyu Prasetyani                                        10. Pras
11. Anah Susianah                                                     11. Hafidz Nawawi
12. Dinar Faiza (aku)                                                  12. Aprizal Nur Hidayat
13. Ade Christatny Yudha Bestari                               13. Arif
14. Niken Julianti                                                       14. Andam Pratama Putra
15. Yuyun Ina P.                                                          15. Bella Satyanegara
16. Nafi Elmasari
17. Ayudya
18. Nelly Rofiqoh
19. Fitria Setyorini


Itulah anggota Elite Troops D yang cantik-cantik dan ganteng-ganteng (ceban).
Mulai dari semester awal, kita bersama mengikuti kuliah yang membosankan, menegangkan, menyenangkan dan menyibukkan. Waktu awal-awal semester sih kita belum begitu akrab. Maklum lah masih jaim-jaim dan cupu-cupu... Nih lihat aja..

Hahahahahaha :D


Sumpah raiku ala temen sih (demi keadilan bersama aku rela :( )

Waktu itu kita masih individual gitu, ada juga sih yang udah berkelompok sebenarnya. Waktu itu berangkat ke kampus cuma untuk kuliah saja. Jarang bareng.  
Tapi lama kelamaan mulai terlihat aslinya, ancur semua. hahaha. 

Ini uda kelihatan kinclongnya :p

Berbagai aktifitas telah kita lalui bersama dari mulai kuliah... 

  
Presentasi....

Drama....


Olahraga bersama...
Kasti

Futsal

Belajar bersama...


Saling memberi semangat... 

Saat jadi orang kantoran hanya untuk beberapa jam... 

Kongkow dan hangout bersama

Travelling dan berpetualang bersama

Dari mulai KKL di Jakarta

Jogja

 Owabong

Rumahku

Dan masih banyak lagi kebersamaan kita yang masih belum diceritakan. Terutama saat-saat ujian yang kurindukan... kita sangat kompak bukan kawan? hahahaha... 
Elite Troops D memang is the best lah... Meski tak dipungkiri kita sering berselisih paham dan saling mengejek itu adalah bentuk keakraban kita. Kemarahan dan kedongkolan itu wajar bukan? Canda tawa yang kuingat dan selalu terngiang... 
Sekarang di saat kita sudah di gerbang kelulusan dan angka semester kita sudah tambah banyak, membuat kita jarang kumpul lagi... Itu menjadi hal yang sangat dirindukan bukan???
Keep our brotherhood guyz...
Will miss u in my future... :D


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS